Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kredit bermasalah dan solusi penyelesaiannya di PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar Madura. Masalah kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) merupakan isu yang signifikan yang dapat berdampak pada kelangsungan program pembiayaan mikro. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan survei dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 110 responden, yaitu debitur yang memiliki tunggakan lebih dari 180 hari. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan JASP. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengawasan kredit, jenis usaha yang dikelola oleh nasabah, penyalahgunaan kredit, dan kebijakan pemerintah memiliki pengaruh signifikan terhadap terjadinya kredit bermasalah. Penyalahgunaan kredit terbukti sebagai faktor utama yang meningkatkan risiko NPL, sementara pengawasan kredit dan kebijakan pemerintah memiliki pengaruh negatif yang signifikan dalam mengurangi kredit bermasalah. Koefisien determinasi (R²) sebesar 61% menunjukkan bahwa keempat variabel tersebut secara bersama-sama menjelaskan variasi kredit bermasalah, sedangkan 39% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak tercakup dalam penelitian. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini memiliki keterbatasan pada ruang lingkup lokasi, jumlah sampel yang hanya mencakup 110 debitur PNM Mekaar Madura dengan tunggakan lebih dari 180 hari, serta variabel yang diteliti sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasi ke seluruh unit PNM Mekaar di Indonesia. Implikasi – Temuan ini menekankan pentingnya penguatan pengawasan internal, pendampingan usaha, serta peningkatan efektivitas kebijakan pemerintah untuk mengurangi risiko kredit bermasalah di PNM Mekaar Madura. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis simultan pengawasan kredit, karakteristik usaha nasabah, penyalahgunaan kredit, dan kebijakan pemerintah dalam konteks lokal PNM Mekaar Madura, dengan identifikasi penyalahgunaan kredit sebagai faktor dominan penyebab NPL yang menghasilkan implikasi praktis bagi penguatan strategi mitigasi risiko.
Copyrights © 2026