Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem informasi akuntansi penjualan kredit dan penerimaan kas dari piutang pada UMKM di Kota Medan, dengan fokus pada kesesuaiannya terhadap teori sistem informasi akuntansi, khususnya yang berkaitan dengan prosedur dan pengendalian internal. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung terhadap proses bisnis yang berkaitan dengan aktivitas penjualan kredit dan penerimaan kas, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari literatur serta dokumen pendukung yang relevan. Analisis dilakukan dengan membandingkan praktik aktual pada UMKM di Medan dengan kerangka sistem informasi akuntansi yang telah mapan. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi penjualan kredit belum sepenuhnya diterapkan sesuai dengan standar teoretis, terutama karena tidak adanya prosedur persetujuan kredit secara formal. Selain itu, sistem penerimaan kas dari piutang usaha masih menunjukkan beberapa kelemahan, antara lain pencatatan piutang yang belum lengkap serta belum adanya pemisahan tugas yang jelas. Aktivitas penagihan tidak dibatasi pada personel yang berwenang, sehingga memungkinkan lebih dari satu pihak melakukan penagihan dan meningkatkan risiko kesalahan serta lemahnya pengendalian internal. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada analisis kualitatif yang dilakukan pada UMKM di Kota Medan, sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasi secara luas. Implikasi – Temuan penelitian ini memberikan panduan praktis bagi pemilik dan pengelola UMKM dalam memperkuat pengendalian internal melalui penerapan prosedur persetujuan kredit yang formal dan pemisahan tugas yang jelas. Kebaruan – Penelitian ini memperkaya keterbatasan literatur empiris mengenai sistem informasi akuntansi pada UMKM dengan menyajikan analisis kualitatif yang mendalam.
Copyrights © 2026