Pembimbingan dan pendampingan jama’ah haji dilakukan sejak dari tanah air sampai di tanah suci dan kembali lagi ke tanah air. Pembimbingan dan pendampingan dilakukan dengan tujuan agar jama’ah mampu melaksanakan ibadah secara mandiri dan tidak bergantung pada orang lain, selain itu pendampingan juga bertujuan untuk mengawal ibadah jama’ah agar sesuai dengan tuntunan manasik, sehingga jama’ah dapat meraih haji yang mabrur sepanjang umur. Kegiatan pembimbingan dan pendampingan dilakukan dengan tiga metod, yakni ceramah, simulasi atau praktik, dan pengawalan atau pendampingan terhadap jama’ah. Hasil pembimbingan dan pendampingan adalah jama’ah bisa melaksanakan ibadah sesuai ketentuan agama mulai dari umrah wajib, pelaksanaan puncak haji di arafah, muzdalifah, dan mina, ibadah di Masjidil Haram yaitu thawaf dan sa’i, serta ibadah di Masjid Nabawi. Selain itu jama’ah juga lebih meningkat ibadahnya selama di tanah suci yang ditandai dengan rajin shalat jama’ah, membaca al-qur’an dan kesunnahan lainnya yang merupakan salah satu tanda diterimanya ibadahnya.
Copyrights © 2026