Latar belakang: Sungai Palu memiliki aliran sungai yang mengaliri sekitar 20 kelurahan yang ada di Kota Palu, salah satunya adalah Kelurahan Tatura Utara. Banyaknya volume buangan sampah rumah tangga yang terdapat di aliran Sungai Palu, menyebabkan penurunan kualitas air serta dapat membuat air meluap yang menyebabkan terjadinya banjir. Tujuan: Untuk menjelaskan dampak buangan sampah rumah tangga pada aliran sungai sebagai upaya melindungi kelestarian lingkungan khususnya pada aliran Sungai Palu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis untuk menggambarkan dan memahami fenomena yang terjadi secara mendalam berdasarkan pengalaman nyata subjek penelitian Hasil: Ditemukan pemeliharaan lingkungan di sekitar area aliran Sungai Palu sudah cukup efektif, karena Pemerintah Kota Palu telah membuat Tempat Sampah Sementara (TPS) di sekitar area sungai, Pembuatan Tanggul Sungai yang berfungsi mencegah air yang meluap/banjir naik ke permukiman masyarakat, serta pembuatan spanduk peringatan mengenai sanksi/denda bagi siapa saja yang melakukan pembuangan sampah di sekitar area aliran sungai. Partisipasi masyarakat di Kelurahan Tatura Utara adalah dengan melakukan kegiatan kerja bakti secara gotong royong di sekitar aliran sungai, kegiatan ini di agendakan rutin selama sebulan sekali. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya pengelolaan lingkungan di sekitar aliran Sungai Palu telah dilaksanakan dengan baik. Hal ini ditunjukkan oleh peran aktif Pemerintah Kelurahan Tatura Utara yang telah memfasilitasi berbagai program dan kegiatan pengelolaan lingkungan, baik melalui penyediaan sarana dan prasarana, maupun dukungan kebijakan yang mendorong partisipasi warga dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sungai.
Copyrights © 2025