Palita, Fadel Banna
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI SISTEM PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH UNDATA KOTA PALU Palita, Fadel Banna; Purnaweni, Hartuti; Luqman, Yanuar
Jurnal Reka Lingkungan Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v12i1.51-61

Abstract

Limbah merupakan permasalahan lingkungan yang masih belum sepenuhnya teratasi dengan baik padahal dampak yang dihasilkan berpengaruh besar terhadap pencemaran lingkungan, terlebih khusus limbah medis padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik limbah medis padat di RSUD Undata berdasarkan sumber dan jenisnya, menghitung jumlah timbulan berat rata-rata limbah medis padat yang terproduksi setiap harinya, serta mengevaluasi sistem pengelolaan limbah medis padat dengan moda pemilahan, pewadahan, pengumpulan serta pengangkutan sesuai dengan kriteria Permen LHK No 56 Tahun 2015 serta Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus–September tahun 2023. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa setiap harinya RSUD Undata Palu menghasilkan limbah domestik sebanyak ±270 kg/hari. Hasil Evaluasi pada sistem pengelolaan limbah medis padat di RSUD Undata Palu menunjukkan bahwa pada dasarnya sudah cukup efektif namun belum maksimal, karena pada proses penyimpanan menunjukkan ketidak sesuaian dengan pedoman pengelolaan limbah medis oleh Kemenkes Nomor 2 tahun 2023 yaitu penyimpanan di TPS yang seharusnya tidak boleh lebih dari 2x24 jam. Hal ini menyebabkan banyaknya timbulan limbah padat pada TPS sehingga TPS menjadi penuh dan berbahaya lingkungan.
UPAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN PADA ALIRAN SUNGAI PALU AKIBAT BUANGAN SAMPAH RUMAH TANGGA Palita, Fadel Banna
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmkm.v10i2.6563

Abstract

Latar belakang: Sungai Palu memiliki aliran sungai yang mengaliri sekitar 20 kelurahan yang ada di Kota Palu, salah satunya adalah Kelurahan Tatura Utara. Banyaknya volume buangan sampah rumah tangga yang terdapat di aliran Sungai Palu, menyebabkan penurunan kualitas air serta dapat membuat air meluap yang menyebabkan terjadinya banjir. Tujuan: Untuk menjelaskan dampak buangan sampah rumah tangga pada aliran sungai sebagai upaya melindungi kelestarian lingkungan khususnya pada aliran Sungai Palu. Metode:    Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis untuk menggambarkan dan memahami fenomena yang terjadi secara mendalam berdasarkan pengalaman nyata subjek penelitian Hasil: Ditemukan pemeliharaan lingkungan di sekitar area aliran Sungai Palu sudah cukup efektif, karena Pemerintah Kota Palu telah membuat Tempat Sampah Sementara (TPS) di sekitar area sungai, Pembuatan Tanggul Sungai yang berfungsi mencegah air yang meluap/banjir naik ke permukiman masyarakat, serta pembuatan spanduk peringatan mengenai sanksi/denda bagi siapa saja yang melakukan pembuangan sampah di sekitar area aliran sungai. Partisipasi masyarakat di Kelurahan Tatura Utara adalah dengan melakukan kegiatan kerja bakti secara gotong royong di sekitar aliran sungai, kegiatan ini di agendakan rutin selama sebulan sekali. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya pengelolaan lingkungan di sekitar aliran Sungai Palu telah dilaksanakan dengan baik. Hal ini ditunjukkan oleh peran aktif Pemerintah Kelurahan Tatura Utara yang telah memfasilitasi berbagai program dan kegiatan pengelolaan lingkungan, baik melalui penyediaan sarana dan prasarana, maupun dukungan kebijakan yang mendorong partisipasi warga dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sungai.