Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dalam praktik demokrasi di Belarus, Myanmar, dan Ukraina melalui studi kasus pemilu yang berlangsung pada tahun 2019 dan 2020. Menggunakan data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber terpercaya, penelitian ini mengidentifikasi permasalahan utama dalam pemilu di ketiga negara, termasuk manipulasi suara, intimidasi terhadap pemilih, kekerasan terhadap oposisi, serta ketidaksetaraan dalam akses media. Metode analisis konten dan tematik digunakan untuk menggali pola-pola yang muncul dari pelaksanaan pemilu di masing-masing negara dan perbandingan antara satu negara dengan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ketiga negara menghadapi tantangan serupa dalam menjaga integritas pemilu dan kebebasan media, respons internasional terhadap permasalahan ini bervariasi, dengan Belarus dan Myanmar mendapatkan kecaman internasional, sementara Ukraina meskipun mendapatkan kritik terhadap manipulasi media, tetap dipandang lebih bebas dalam hal proses pemilu. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai dinamika demokrasi di negara-negara dengan latar belakang politik yang berbeda serta tantangan yang dihadapi dalam mencapai pemilu yang adil dan bebas.
Copyrights © 2025