Dalam proses pembubutan, getaran dapat dan mampu memengaruhi kualitas hasil, seperti meningkatnya kekasaran permukaan dan menurunnya ketelitian dimensi benda kerja. Getaran yang berlebih juga dapat memperpendek umur pahat dan komponen mesin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kecepatan pemakanan (feed) dan kedalaman pemotongan (depth of cut) terhadap getaran mesin bubut serta mengevaluasinya berdasarkan standar ISO 10816. Variasi feed yang digunakan adalah 0,104, 0,325, 0,522, dan 0,835 mm/rev, sedangkan variasi depth of cut adalah 0, 0,5, 1, dan 1,5 mm. Data getaran diukur dalam bentuk kecepatan getaran RMS, yang kemudian dianalisis menggunakan software Minitab untuk menghasilkan ANOVA, main effect plot, dan interaction plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa depth of cut menjadi faktor dominan yang memengaruhi getaran, sedangkan feed memberikan pengaruh yang lebih kecil. Selain itu, hasil pengukuran getaran dibandingkan langsung dengan standar ISO 10816 sebagai acuan evaluasi kondisi getaran mesin, guna menentukan apakah mesin dalam kondisi baik atau perlu dilakukan perbaikan.
Copyrights © 2026