Laba bersih adalah pendapatan suatu usaha yang telah dikurangi oleh harga pokok penjualan. Ada sejumlah hal yang bisa mempengaruhi laba bersih, mulai dari biaya pajak penghasilan, beban operasional, bunga, hingga beban pokok penjualan. Hadirnya laba bersih tak hanya berguna untuk perusahaan saja dalam laporan keuangan, namun juga bermanfaat bagi investor dalam mengukur seberapa banyak jumlah pendapatan yang melewati jumlah pengeluaran bisnis tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh biaya produksi biaya operasional danperputaran persediaan pada laba bersih. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif dengan data sekunder. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur (sub sektor konsumsi) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biaya produksi berpengaruh positif terhadap laba bersih. Biaya operasional berpengaruh positif terhadap laba bersih. Perputaran persediaan berpengaruh negatif terhadap laba bersih. Berdasarkan hasil tersebut, ada tiga faktor yang berpengaruh terhadap laba bersih yaitu biaya produksi, biaya operasional, dan perputaran persediaan. Faktor diatas dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam mengembangkan perusahan serta menjadi tolak ukur bagi investor dalam mengambil keputusan untuk berinvestasi.
Copyrights © 2025