Berdasarkan rumusan masalah yang telah disusun, tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh pengalaman kerja, tingkat pendidikan, dan pemahaman akuntansi terhadap efektivitas penggunaan Sistem Informasi Akuntansi (SIA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan lokasi penelitian pada seluruh Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kecamatan Kuta Utara. Objek penelitian meliputi variabel pengalaman kerja, tingkat pendidikan, dan pemahaman akuntansi yang diduga memengaruhi efektivitas penggunaan SIA. Analisis deskriptif dilakukan untuk menggambarkan karakteristik responden berdasarkan usia dan jenis kelamin, serta deskripsi masing-masing variabel penelitian seperti pengalaman kerja, tingkat pendidikan, pemahaman akuntansi, kecanggihan teknologi, dan partisipasi manajemen. Selanjutnya, analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji pengaruh ketiga variabel independen tersebut terhadap efektivitas penggunaan SIA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas SIA. Artinya, semakin lama pengalaman kerja seseorang, semakin tinggi pula kemampuannya memahami proses akuntansi dan sistem yang digunakan, sehingga efektivitas SIA meningkat. Tingkat pendidikan juga berpengaruh positif signifikan, yang menunjukkan bahwa individu dengan pendidikan lebih tinggi cenderung memiliki pemahaman teoritis dan konseptual yang lebih baik terhadap sistem akuntansi. Selain itu, pemahaman akuntansi terbukti memberikan kontribusi signifikan pada efektivitas SIA. Semakin tinggi pemahaman seseorang mengenai konsep dan prinsip akuntansi, semakin optimal kemampuannya dalam mengoperasikan dan memanfaatkan SIA secara efektif. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi dan pendidikan akuntansi untuk memaksimalkan pemanfaatan sistem informasi di LPD.
Copyrights © 2025