Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan model kebijakan luar negeri Indonesia dan faktor-faktor yang mempengaruhinya dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Penelitian ini menggunakan model Graham T. Allison sebagai kerangka analisis, dengan penekanan pada proses organisasi, proses rasional, dan politik birokrasi. Data sekunder digunakan sebagai bahan analisis, dan metode kualitatif dalam bentuk studi kasus diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia terhadap Palestina merupakan bentuk kebijakan luar negeri yang rasional dan telah dijalankan secara konsisten dalam kurun waktu yang cukup lama. Proses organisasi menunjukkan bahwa kemerdekaan Palestina telah menjadi agenda tahunan dan isu prioritas bagi Indonesia. Sementara itu, proses birokrasi menunjukkan tidak adanya tumpang tindih kebijakan, karena semua aktor birokrasi sepakat untuk mempertahankan sikap konsisten Indonesia. Selain itu, faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan ini termasuk mandat konstitusional, kepedulian terhadap kemanusiaan, dan kedaulatan politik. Dukungan Indonesia dengan demikian tidak hanya sebatas pada pernyataan politik, namun juga mencakup bantuan keuangan bagi rakyat Palestina yang ditindas oleh Zionis Israel.
Copyrights © 2025