Inside Out 2 menggambarkan dinamika emosi Riley yang tengah memasuki masa pubertas. Penelitian ini menganalisis perkembangan psikologis Riley menggunakan pendekatan psikoanalisis Freud, khususnya konflik antara id, ego, dan superego. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dan observasi naratif film. Hasil menunjukkan bahwa emosi baru seperti Anxiety mencerminkan aktivasi superego yang lebih dominan, memicu konflik internal dan ketidakstabilan emosional. Akhir film memperlihatkan integrasi emosi sebagai proses pendewasaan.
Copyrights © 2025