Cerpen Hujan Berujung Tangisan karya Tiwik.05 menceritakan tentang pengalaman emosional Clara setelah kehilangan sahabatnya, Zaskia. Penelitian ini menganalisis cerpen tersebut dengan menggunakan teori psikologi kognitif untuk memahami bagaimana mimpi, intuisi, bias kognitif, dan trauma mempengaruhi cara seseorang berpikir dan merespons suatu kejadian. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menganalisis teks cerpen berdasarkan konsep psikologi kognitif, seperti subconscious pattern recognition, bias afektif, serta memori implisit dan eksplisit. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa mimpi buruk yang dialami Clara bukanlah firasat, melainkan cerminan dari kecemasan yang sudah ada dalam pikirannya. Selain itu, intuisi dan bias kognitif membuat Clara semakin percaya bahwa mimpinya benar-benar berkaitan dengan kenyataan. Sementara itu, trauma yang dialami Zaskia terhadap petir menunjukkan bagaimana pengalaman buruk di masa lalu bisa tersimpan dalam memori dan mempengaruhi emosi seseorang di masa depan. Penelitian ini menunjukkan bahwa psikologi kognitif dapat membantu menjelaskan bagaimana manusia memahami dan merespons pengalaman emosional, terutama dalam menghadapi kehilangan dan trauma.
Copyrights © 2025