Penelitian ini menganalisis pra-urutan dan pasangan ajasensi dalam dialog film Rahasia Rasa (2025) untuk mengungkap makna tersirat dalam interaksi verbal tokoh seperti Ressa, Subroto, dan Dokter. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis percakapan berbasis teori pragmatik Yule, ditemukan pra-urutan berfungsi sebagai persiapan kontekstual (pra-konfirmasi, pra-kritik), sementara pasangan ajasensi mencakup permintaan-persetujuan, pertanyaan-jawaban, berita-tanggapan, pujian-respons, dan salam-balasan. Temuan memperkaya kajian pragmatik film Indonesia, mendukung komunikasi efektif di media.
Copyrights © 2025