Sari Pediatri
Vol 27, No 4 (2025)

Karakteristik Hasil Pemeriksaan Endoskopi Saluran Pencernaan dan Temuan Patologi Anatomi pada Anak dengan Nyeri Perut Berulang di Rumah Sakit Kandou

Lingas, Linda (Unknown)
Manoppo, Jeanette I. Ch. (Unknown)
Warouw, Sarah M. (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Dec 2025

Abstract

Latar belakang. Nyeri Perut Berulang (RAP) pada anak adalah keluhan pediatri umum yang memengaruhi kualitas hidup anak dan keluarganya. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi temuan diagnostik dari esophagogastroduodenoscopy (EGD), kolonoskopi, dan penilaian patologi anatomi (PA) pada anak dengan RAP. Metode. Penelitian deskriptif retrospektif dilakukan pada 95 anak berusia 5-18 tahun dengan RAP sesuai Kriteria ROME IV yang menjalani endoskopi di RSUP Kandou Manado dari Januari 2023 hingga Juni 2024. Data usia, jenis kelamin, status gizi, hasil endoskopi, dan patologi dianalisis. Hasil. Dari 95 anak, 67 menjalani EGD dan 28 menjalani kolonoskopi. Median usia pasien dalam penelitian adalah 15 tahun dengan IQR 13-16 tahun. RAP lebih sering terjadi pada perempuan (81,1%). Sebagian besar pasien memiliki berat badan normal (57,9%), diikuti obesitas/kelebihan berat badan (17,9%), dan gizi kurang (8,4%). Temuan EGD berupa gastritis (71,6%) dan esofagitis (9%), sedangkan kolonoskopi mengidentifikasi hiperplasia nodular multipel di ileum terminal (64,3%). Gastritis (85,3%) dan ileitis (40,0%) mendominasil hasil penillaian Patologi Anatomi. Mual dan muntah berhubungan signifikan dengan diagnosis gastritis (p=0,002; p=0,003) sedangkan perdarahan saluran cerna berhubungan signifikan dengan diagnosis hiperplasia dan ileitis (p<0,001). Kesimpulan. Pada anak RAP yang menjalani endoskopi, gastritis dan multiple nodular hyperplasia merupakan temuan tersering, menunjukkan bahwa endoskopi dapat membantu mengidentifikasi penyebab organik pada kelompok terpilih ini.

Copyrights © 2025