Tuntutan transformasi digital mendorong perguruan tinggi untuk memiliki Learning Management System yang terintegrasi dan fleksibel. LMS di Fakultas Teknologi Informasi Universitas Merdeka Malang sebelumnya mengalami kendala, seperti aplikasi tidak lagi beroperasi, informasi pembelajaran tersebar di berbagai platform, keterbatasan akses, serta antarmuka yang kurang responsif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan LMS baru dengan pendekatan DevOps untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode penelitian meliputi analisis kebutuhan pengguna, perancangan sistem, implementasi aplikasi berbasis web, serta pengujian fungsional menggunakan metode Black Box Testing. Pendekatan DevOps diterapkan melalui mekanisme Continuous Integration dan Continuous Deployment (CI/CD) menggunakan GitHub, yang memungkinkan proses integrasi kode, pengujian, dan deployment dilakukan secara otomatis dan berkelanjutan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh 15 skenario pengujian fungsional berhasil dijalankan dengan tingkat keberhasilan 100%, yang menandakan bahwa fitur utama LMS berfungsi sesuai kebutuhan. Sistem yang dikembangkan mampu mengintegrasikan proses pembelajaran dalam satu platform terpadu dengan antarmuka yang lebih responsif dan mudah digunakan. Dengan demikian, penerapan DevOps terbukti mendukung pengembangan LMS yang andal, konsisten, dan berkelanjutan di lingkungan universitas.
Copyrights © 2025