Sintesis plastik biodegradable berbasis pati dari kulit ubi jalar telah berhasil dilakukan dengan memanfaatkan gliserol sebagai plasticizer dan titanium dioksida (TiO₂) sebagai penguat struktur. Kulit ubi jalar dipilih karena kandungan patinya yang tinggi, mencapai sekitar 30%, serta adanya amilosa dan protein yang berkontribusi terhadap sifat biodegradasi. Pada penelitian ini digunakan variasi konsentrasi TiO₂ sebesar 0,2; 0,4; 0,6; dan 0,8;, sedangkan konsentrasi gliserol dijaga tetap sebesar 8%. Hasil sintesis menunjukkan bahwa plastik yang dihasilkan tidak rapuh, melainkan fleksibel dan elastis berkat peran gliserol. Uji biodegradasi memperlihatkan bahwa seluruh sampel mampu terurai secara signifikan dalam 12 hari, dengan persentase kehilangan massa antara 92,5% hingga 100%. Penambahan TiO₂ terbukti memperlambat laju biodegradasi, namun meningkatkan ketahanan terhadap penyerapan air. Selain itu, Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan gliserol dan TiO2 berpengaruh terhadap karakteristik plastik yang dihasilkan. Nilai kuat tarik maksimal diperoleh sebesar 3,85 MPa, dan penurunan kelenturan (elongation) sebesar 92,4%. Dengan demikian, kulit ubi jalar berpotensi menjadi bahan baku plastik biodegradable dengan karakteristik yang dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan aplikasi.
Copyrights © 2026