Implementasi sistem informasi manajemen lembur berbasis autentikasi logout telah diterapkan di Perusahaan Aviansia sebagai upaya meningkatkan ketertiban dan akurasi pencatatan jam kerja tambahan karyawan. Meskipun sistem tersebut telah digunakan selama enam bulan, dalam praktiknya masih ditemukan sejumlah permasalahan yang memengaruhi efektivitasnya. Digitalisasi yang diterapkan masih terbatas pada proses pencatatan lembur, sementara pengolahan data lanjutan belum terintegrasi dengan sistem penggajian dan manajemen sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efektivitas sistem informasi manajemen lembur berbasis autentikasi logout serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi pengguna dalam proses operasionalnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan campuran, yaitu pengumpulan data kuantitatif melalui kuesioner dan data kualitatif melalui wawancara dengan pihak manajemen dan karyawan. Berdasarkan hasil analisis, sistem lembur yang diterapkan belum mampu mendukung proses manajerial.
Copyrights © 2026