Masyarakat dan kebudayaan merupakan dua unsur sosial yang saling bergantung dan tidak dapat dipisahkan. Masyarakat menjadi ruang lahir, berkembang, dan diwariskannya kebudayaan, sedangkan kebudayaan berfungsi sebagai sistem nilai dan norma yang mengatur perilaku sosial. Sekolah, sebagai lembaga pendidikan formal, berperan strategis dalam mentransmisikan nilai-nilai budaya yang hidup di masyarakat sekaligus menginternalisasikannya kepada peserta didik melalui budaya sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) terhadap berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku dan artikel ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya sekolah yang positif, seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kasih sayang, dan sikap saling menghormati, memiliki kontribusi signifikan dalam pembentukan karakter peserta didik. Selain itu, sinergi antara sekolah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan pendidikan berbasis budaya. Oleh karena itu, penguatan budaya sekolah perlu dilakukan secara konsisten dengan melibatkan seluruh unsur pendidikan dan masyarakat.
Copyrights © 2025