Kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris menjadi keterampilan penting bagi generasi muda untuk bersaing di bidang pendidikan, pekerjaan, dan kegiatan lintas budaya. Berdasarkan temuan awal, anggota Remaja Katolik Kotabaru dan Orang Muda Katolik di Paroki St. Antonius Kotabaru Yogyakarta memiliki motivasi tinggi untuk menguasai Bahasa Inggris tetapi memiliki kemampuan terbatas pada akses pendampingan yang terstruktur. Sebagai respon untuk kebutuhan tersebut tim pengabdian melaksanakan program pendampingan Bahasa Inggris berbasis student-centered learning dengan memanfaatkan collaborative learning dan inquiry-based learning. Program ini dilaksanakan dalam delapan pertemuan (Juni – Juli 2025) dengan materi greetings, introductions, asking for information, asking one’s favorite things, dan asking about someone’s future. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan skor rata-rata sebesar 60% serta peningkatan keberanian peserta berbicara spontan dan berkolaborasi dengan teman baru. Pemilihan peserta terbaik dan teraktif di setiap pertemuan terbukti meningkatkan motivasi dan menciptakan suasana belajar yang kompetitif tetapi suportif. Program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis berbahasa Inggris, tetapi juga membentuk sikap percaya diri, kerja sama, dan semangat belajar berkelanjutan. Pendekatan ini berpotensi dikembangkan ke keterampilan produktif lainnya atau diaplikasikan di komunitas muda Katolik lain sebagai model pendampingan bahasa Inggris berbasis komunitas yang inklusif dan berkesinambungan.
Copyrights © 2025