Perubahan cuaca di wilayah tropis seperti Kota Pontianak dipengaruhi oleh berbagai faktor meteorologi yang saling berinteraksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara suhu rata-rata, kelembapan rata-rata, dan lama penyinaran matahari sebagai variabel cuaca atau variabel endogen, serta menganalisis pengaruh kulminasi matahari sebagai variabel eksogen. Data yang digunakan berasal dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak dalam bentuk data bulanan periode 2021-2024. Analisis yang diterapkan adalah VARIMAX (Vector Autoregressive Model with Exogenous Variables) dengan tahapan meliputi analisis deskriptif, uji stasioneritas, identifikasi ordo model, estimasi parameter, pengujian asumsi residual, peramalan, dan evaluasi model menggunakan MAPE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel cuaca memiliki keterkaitan yang signifikan, sedangkan variabel eksogen kulminasi matahari tidak signifikan secara statistik namun tetap dipertimbangkan secara teoritis. Model terbaik yang diperoleh adalah VARIMAX (1,2,0) dengan tingkat kesalahan MAPE In-Sample sebesar 4,77% untuk suhu, 5,21% untuk kelembapan, dan 15,79% untuk penyinaran matahari dan MAPE Out-Sample sebesar 8,16% untuk suhu, 8,04% untuk kelembapan, dan 26,91% untuk penyinaran matahari. Temuan ini menegaskan bahwa model VARIMAX dapat digunakan untuk memahami dinamika cuaca tropis sekaligus mendukung peramalan jangka pendek di wilayah Pontianak.
Copyrights © 2025