Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Motivasi Belajar Matematika bagi Siswa SMA Melalui Permainan Edukasi: Increasing Motivation to Learn Mathematics for High School Students Through Educational Games yundari, yundari; Kusumastuti, Nilamsari; Prihandono, Bayu; Helmi; Kiftiah, Mariatul; Huda, Nur’ainul Miftahul; Yudhi; Pasaribu, Meliana; Fran, Fransiskus; Noviani, Evi
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v4i2.963

Abstract

Understanding the basic concepts of mathematics is the key to learning and applying mathematics in other disciplines. Many students today only rely on memorizing formulas without understanding mathematics concepts. One way to be introduced so that students do not just memorize and think math is boring is educational games. Community service conducted by lecturers of the Mathematics Study Program FMIPA Tanjungpura University to students of SMA Negeri 1 Singkawang West Kalimantan amis to increase motivation to learn matematis through educational games. The method used was in the form of educational seminars on educational games in the field of mathematics and exhibitions of mathematical teaching aids. Students are given some basic math problems that can be solved through games. Some concepts of algebra, geometry, and statistics were given as examples in applying educational games. In addition, some props to facilitate math solutions were also given, such as trigonometry, geometry, and algebraic calculation props. One of the results obtained is that students feel that activities like this need to be done so that student's interest in mathematics increases. Furthermore, this activity also gives a better understanding of the basic concepts of mathematics to other disciplines
Interpolation of Fire Radiative Power Based on GSTAR Model Predictions with Queen Contiguity Weights Using Ordinary Kriging Fitriyana, Gita; Imro'ah, Nurfitri; Huda, Nur’ainul Miftahul
CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Vol 11, No 1 (2026): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI
Publisher : Mathematics Department, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/cauchy.v11i1.37462

Abstract

Forest fires are a persistent environmental issue in West Kalimantan, Indonesia, driven by both natural and human factors. Fire Radiative Power (FRP) serves as a vital indicator for assessing wildfire intensity and energy release. This study aims to model and predict the spatial temporal dynamics of FRP using the Generalized Space Time Autoregressive [GSTAR(1;1)] model combined with Ordinary Kriging interpolation. The dataset covers West Kalimantan from July 2024 to September 2025, comprising four attributes: observation date, longitude, latitude, and FRP value. Data filtering was applied from the national to provincial level, focusing on three regencies Sanggau, Sekadau, and Ketapang across 14 sub-districts represented by a 1.25×1.25 grid. The data consisted of 65 weekly observations, with 61 used for training and 4 for testing. The GSTAR(1;1) model with a spatial area-based framework achieved an optimal MAPE of 12.63% and satisfied the white noise assumption, indicating reliable performance. Predictions for October 2025 indicated relatively stable fire intensity, with a slight FRP decrease in Nanga Tayap and Sandai during the final week. Overall, the integrated GSTAR–Kriging framework effectively captured both temporal and spatial variations, supporting improved fire risk assessment and regional decision making for wildfire management in West Kalimantan.
Pemodelan Data Cuaca dengan Variabel Eksogen Kulminasi Matahari menggunakan Model Varimax Anjelika, Seselia; Martha, Shantika; Huda, Nur’ainul Miftahul
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 14, No 6 (2025): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v14i6.103101

Abstract

Perubahan cuaca di wilayah tropis seperti Kota Pontianak dipengaruhi oleh berbagai faktor meteorologi yang saling berinteraksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara suhu rata-rata, kelembapan rata-rata, dan lama penyinaran matahari sebagai variabel cuaca atau variabel endogen, serta menganalisis pengaruh kulminasi matahari sebagai variabel eksogen. Data yang digunakan berasal dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak dalam bentuk data bulanan periode 2021-2024. Analisis yang diterapkan adalah VARIMAX (Vector Autoregressive Model with Exogenous Variables) dengan tahapan meliputi analisis deskriptif, uji stasioneritas, identifikasi ordo model, estimasi parameter, pengujian asumsi residual, peramalan, dan evaluasi model menggunakan MAPE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel cuaca memiliki keterkaitan yang signifikan, sedangkan variabel eksogen kulminasi matahari tidak signifikan secara statistik namun tetap dipertimbangkan secara teoritis. Model terbaik yang diperoleh adalah VARIMAX (1,2,0) dengan tingkat kesalahan MAPE In-Sample sebesar 4,77% untuk suhu, 5,21% untuk kelembapan, dan 15,79% untuk penyinaran matahari dan MAPE Out-Sample sebesar 8,16% untuk suhu, 8,04% untuk kelembapan, dan 26,91% untuk penyinaran matahari. Temuan ini menegaskan bahwa model VARIMAX dapat digunakan untuk memahami dinamika cuaca tropis sekaligus mendukung peramalan jangka pendek di wilayah Pontianak.
Penerapan Fuzzy Weighted Product dalam Menentukan Siswa Berprestasi pada Smpn 3 Sungai Kakap Kirana, Filzani; Pasaribu, Meliana; Huda, Nur’ainul Miftahul
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 14, No 6 (2025): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v14i6.103284

Abstract

Penetapan siswa berprestasi sering kali menggunakan nilai rapor sebagai kriteria utama. Padahal dalam realitasnya, siswa dengan nilai rapor tertinggi belum tentu dikatakan berprestasi secara menyeluruh apabila memiliki perilaku kurang baik, tingkat ketidakhadiran yang tinggi, kurang berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler, serta tidak memiliki pencapaian di bidang akademik maupun nonakademik. Oleh sebab itu, penentuan siswa berprestasi belum dapat dikatakan optimal jika hanya mengandalkan nilai rapor saja sehingga diperlukan suatu metode yang mampu menilai siswa secara lebih menyeluruh berdasarkan berbagai aspek penilaian, tidak hanya dari sisi akademik. Hal ini terjadi di SMPN 3 Sungai Kakap yang memiliki masalah yang sama. Fuzzy Weighted Product (FWP) dipilih untuk mengatasi masalah yang melibatkan beberapa kriteria penting untuk menentukan siswa berprestasi. Sehubungan dengan itu, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode FWP dalam memberikan penilaian yang lebih terukur serta menentukan siswa berprestasi di SMPN 3 Sungai Kakap dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang telah ditentukan. Langkah dari FWP adalah dengan cara mengevaluasi alternatif, yaitu siswa, berdasarkan kriteria yaitu nilai rapor, absen, perilaku, banyaknya ekstrakurikuler dan banyaknya prestasi. Selanjutnya, dilakukan pemberian nilai keanggotaan fuzzy untuk setiap siswa terhadap setiap kriteria ke dalam interval [0,1] yang dibentuk ke dalam tabel keputusan. Setelah itu, dilakukan perhitungan dengan mengalikan nilai kriteria yang telah dinormalisasi dan diberi bobot sesuai tingkat kepentingannya. Dari hasil perhitungan menggunakan metode FWP diperoleh penilaian yang lebih terukur berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sehingga diperoleh bahwa A_98 merupakan siswa berprestasi di SMPN 3 Sungai Kakap.
Analisis Kausalitas Antara Kemiskinan, Ketimpangan Pendapatan, dan Pendidikan dengan Panel Vector Autoregression Hardianty, Dayang Puteri; Huda, Nur’ainul Miftahul; Helmi, Helmi
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 14, No 6 (2025): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v14i6.103648

Abstract

Peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan tujuan utama pembangunan, yang ditandai dengan kemampuan individu memenuhi kebutuhan hidup. Namun, berbagai masalah sosial ekonomi, seperti tingginya angka kemiskinan, ketimpangan pendapatan, serta rendahnya tingkat pendidikan masih menjadi tantangan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Rata-rata Lama Sekolah di Kalimantan Barat pada tahun 2023 hanya mencapai 7 tahun, belum memenuhi standar pendidikan dasar 12 tahun. Sementara itu, tingkat kemiskinan menurun dari 8,03% pada 2015 menjadi 6,71% pada 2023, namun ketimpangan pendapatan masih terjadi. Kondisi ini menunjukkan bahwa penurunan kemiskinan belum menjamin peningkatan kesejahteraan secara merata, karena rendahnya pendidikan dapat membatasi akses kerja dan memengaruhi distribusi pendapatan serta keberlangsungan penurunan kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kausalitas antara kemiskinan, ketimpangan pendapatan, dan pendidikan menggunakan model Panel Vector Autoregression (PVAR). Analisis diawali dengan statistik deskriptif, uji stasioneritas, penentuan lag optimum, serta uji kointegrasi. Jika tidak ditemukan kointegrasi, maka analisis dilanjutkan dengan pembentukan model PVAR. Model PVAR yang diperoleh kemudian diuji kestabilannya. Kestabilan model dinilai berdasarkan nilai modulus, dimana model dinyatakan stabil apabila seluruh nilai modulus dari akar karakteristik matriks companion < 1. Selanjutnya dilakukan uji kausalitas Granger untuk melihat hubungan sebab akibat antar variabel, dilanjutkan dengan Impulse Response Function dan Variance Decomposition. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan kausalitas antara kemiskinan dengan ketimpangan pendapatan maupun pendidikan. Namun, terdapat hubungan satu arah dari ketimpangan pendapatan terhadap pendidikan, dengan probabilitas 2,72% lebih kecil dari tingkat signifikansi 5%. Artinya, ketimpangan pendapatan berpengaruh terhadap capaian pendidikan, sedangkan kemiskinan belum memberikan pengaruh kausal terhadap variabel lainnya.