Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital menghadapi dinamika yang semakin kompleks seiring dengan perubahan karakter peserta didik, perkembangan teknologi, serta keterbatasan sarana pendukung pembelajaran. Kajian yang secara khusus mengulas strategi pedagogis guru PAI dalam merespons tantangan tersebut khususnya pada jenjang sekolah menengah pertama di daerah masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi yang diterapkan oleh guru PAI dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif yang dilaksanakan di SMPN 7 Kota Bima. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang dianalisis secara induktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan strategi penguatan kompetensi teknologi, integrasi media digital dalam pembelajaran, serta internalisasi nilai-nilai keislaman melalui kegiatan religius di luar kelas. Penerapan strategi tersebut masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pelatihan teknologi, sarana prasarana yang belum memadai, serta rendahnya motivasi sebagian peserta didik. Temuan ini menegaskan perlunya dukungan sistemik untuk optimalisasi pembelajaran PAI yang adaptif dan relevan dengan tuntutan era digital.
Copyrights © 2026