Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efek fermentasi menggunakan Trichoderma sp. terhadap kualitas nutrien berupa kandungan nutrien, nilai cerna protein, dan antinutrien bungkil inti sawit (BIS). Percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap melibatkan 3 perlakuan dengan 6 ulangan. Perlakuan terdiri dari P0 (BIS tanpa fermentasi), P1 (BIS + Trichoderma sp. 5 g/kg), dan P2 (BIS + Trichoderma sp. 10 g/kg). Fermentasi berada kondisi pada suhu ruang secara aerobik selama 5 hari. Variabel yang diteliti meliputi dari kandungan nutrien (serat kasar dan protein kasar), nilai cerna protein in vitro, serta antinutrien (asam fitat dan tanin). Hasil menunjukkan bahwa persentase serat kasar P0 berbeda secara signifikan (p<0,05) dibandingkan P1 dan P2. Kadar protein kasar tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p>0,05) pada seluruh perlakuan. Nilai cerna protein pada P2 menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) dibandingkan dengan P0 dan P1, sedangkan P0 dan P1 tidak beda nyata (p>0,05). P2 menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) dengan perlakuan lainnya, akan tetapi P0 dan P1 tidak ada perbedaan secara signifikan (p>0,05) pada antinutrien asam fitat. Fermentasi BIS memakai Trichoderma sp. 10 g/kg mampu mengoptimalkan kandungan nutrien dengan menurunkan serat kasar, meningkatkan nilai cerna protein, dan menurunkan kadar antinutrien tanin bungkil inti sawit, tanpa berdampak negatif terhadap protein kasar dan asam fitat.
Copyrights © 2025