Self-efficacy dan kemampuan dalam menyelesaikan masalah merupakan dua aspek krusial dalam proses pembelajaran matematika. Meskipun demikian, kajian yang meneliti keterkaitan antara keduanya masih tergolong terbatas, khususnya pada jenjang Madrasah Aliyah (MA) di wilayah Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dan kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa MAN Aceh Besar. Sampel penelitian terdiri atas siswa kelas X dari MAN 1, MAN 4, dan MAN 6 Aceh Besar yang berjumlah 80 siswa yang terpilih melalui teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket self-efficacy, tes pemecahan masalah matematika, serta pedoman wawancara. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara self-efficacy dan kemampuan pemecahan masalah matematika. Siswa dengan tingkat self-efficacy yang tinggi cenderung menyelesaikan soal secara lebih terstruktur, sedangkan siswa dengan self-efficacy rendah lebih rentan mengalami hambatan dalam proses penyelesaian. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan siswa dalam memecahkan soal matematika tidak hanya ditentukan oleh kemampuan kognitif semata, melainkan juga dipengaruhi oleh tingkat keyakinan terhadap kemampuan diri.
Copyrights © 2026