Minyak sawit merupakan komoditas perkebunan strategis yang memiliki peran besar dalam mendukung perekonomian Indonesia melalui peningkatan devisa, penyediaan lapangan kerja, serta pengembangan industri agrohilir. Produktivitas tandan buah segar (TBS) menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan budidaya kelapa sawit karena mencerminkan kemampuan tanaman menghasilkan produksi secara optimal, yang dipengaruhi oleh faktor agronomi seperti umur tanaman, luas areal panen, dan pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tiga variabel, yaitu umur tanaman, luas panen, dan pemupukan, dalam mempengaruhi produktivitas TBS di PT Perkebunan Nusantara IV dengan menggunakan model regresi linier berganda. Data sekunder yang digunakan telah melalui proses pemrosesan dan pengujian asumsi klasik sebelum dijelaskan lebih lanjut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model regresi yang diterapkan memenuhi kriteria kelayakan, dan ketiga variabel independen tersebut menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas TBS, baik ketika diuji secara bersama-sama maupun secara individu. Selain itu, koefisien determinasi sebesar 0,553 mencerminkan bahwa model mampu menjelaskan 55% variasi produktivitas TBS, sedangkan 45% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam model penelitian ini.
Copyrights © 2025