Gapura, sebagai elemen arsitektur berskala kecil, memiliki peran fundamental dalam identifikasi, orientasi, dan pembentukan citra kawasan. Penelitian ini berfokus pada kegiatan pengabdian masyarakat di Kampung Kreatif Sugih Waras, Talang Jambe, Palembang, yang bertujuan merenovasi gapura utama RT.05 RW.03. Kondisi gapura eksisting yang kusam dan kurang merepresentasikan branding "Kampung Kreatif" menjadi pemicu utama. Solusi yang ditawarkan adalah perancangan gapura melalui kaidah arsitektur yang berlandaskan Partisipasi Warga dan Prinsip Upcycling, dengan memanfaatkan ribuan limbah tabung silikon (sealant) bekas sebagai elemen dekoratif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Action Research dan Participatory Design, melibatkan mahasiswa arsitektur dan komunitas lokal secara gotong royong. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan transformasi gapura menjadi sebuah tetenger (landmark) yang kuat, dicapai melalui aplikasi prinsip repetisi, geometri, dan kontras warna yang memperkuat tema kemerdekaan dan kreativitas lokal. Kontribusi terbesar proyek ini adalah mendemonstrasikan bagaimana intervensi desain skala mikro dapat memberikan dampak emosional yang besar dan menanamkan kesadaran kolektif tentang arsitektur berkelanjutan.
Copyrights © 2025