dianggap sebagai respon terhadap tujuan budaya dan tuntutan standar masyarakat. Hal ini membuat individu menempuh cara yang berbeda-beda untuk beradaptasi dan berinovasi guna mencapai tujuan budaya yang ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong seseorang menjadi joki tesis di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan melakukan wawancara kepada penyedia jasa joki dan distributor jasa joki. Penelitian ini menemukan adanya pola adaptasi inovatif sebagaimana yang dikemukakan oleh Robert King Merton, dimana individu tetap menerima dan mengejar tujuan budaya yang dinilai oleh masyarakat, tetapi memilih jalan yang menyimpang dari norma kelembagaan karena sistem sosial dan pendidikan tidak memberikan akses atau dukungan yang sama. Penyimpangan ini tidak muncul semata-mata karena adanya niat yang tidak baik, tetapi sebagai respon rasional terhadap tekanan sosial, ketimpangan struktural, dan keterbatasan kesempatan dalam suatu sistem yang dianggap tidak adil.
Copyrights © 2025