Kesenian Dero merupakan salah satu warisan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Desa Korobono, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Kesenian ini memiliki nilai-nilai budaya yang tinggi dan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi dan fungsi kesenian Dero dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Desa Korobono, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data utama berasal dari studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan studi perekaman. Data diolah dan dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran yang jelas tentang kesenian Dero, termasuk struktur kesenian, instrumen musik yang digunakan, gerakan tari, dan fungsi kesenian dalam masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian Dero merupakan kesenian tradisional yang mengandung unsur musik, nyanyian, dan tarian. Instrumen musik yang digunakan dalam kesenian Dero antara lain Nggongi dan Ganda, namun seiring perkembangan zaman, kesenian Dero telah berubah menggunakan alat musik elektronik yang lebih canggih seperti keyboard. Gerakan tari kesenian Dero sangat sederhana dan formal pada gerakan tangan dan kaki. Sebelumnya, kesenian Dero berfungsi sebagai ritual adat, namun sekarang kesenian Dero telah berfungsi sebagai hiburan, ekonomi, komunikasi sosial, pelestari budaya, psikologi emosional, dan fungsi pendidikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesenian Dero adalah proses partisipatif yang mendorong masyarakat untuk melestarikan budaya dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya warisan budaya kesenian Dero.
Copyrights © 2025