Musik pop memiliki irama yang sederhana sehingga mudah dikenali dan digemari oleh masyarakat luas, khususnya remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh musik pop terhadap ekspresi emosi remaja di Kelurahan Masarang, Kecamatan Tondano Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data yang diperoleh melalui studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan studi perekaman. Data dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai peran musik pop dalam kehidupan emosional remaja. Penelitian dilaksanakan pada periode November 2024 hingga Januari 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik pop dapat membantu remaja mengurangi kebosanan, menciptakan ketenangan, dan menjaga fokus saat belajar di rumah maupun di sekolah. Selain itu, musik pop mendukung pengembangan keterampilan bermusik, khususnya dalam mempelajari akor saat berlatih memainkan alat musik. Musik pop juga berfungsi sebagai sarana ekspresi emosi, karena lirik, melodi, dan iramanya mampu merepresentasikan berbagai perasaan, seperti kebahagiaan dan kesedihan. Melalui aktivitas mendengarkan dan bernyanyi bersama, remaja juga membangun interaksi sosial dan hubungan emosional dengan lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, musik pop berperan penting sebagai media ekspresi emosi, pendukung pembentukan identitas diri, serta pembentuk preferensi dan perilaku sosial remaja.
Copyrights © 2025