Keputihan merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh remaja putri. Kurangnya pemahaman mengenai keputihan fisiologis dan patologis dapat memengaruhi sikap remaja dalam menjaga kesehatan organ reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang keputihan fisiologis dan patologis di SMA Abulyatama. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 52 siswi yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dengan skala Guttman dan kuesioner sikap dengan skala Likert. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (73,1%) dan sikap netral (50,0%). Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang keputihan fisiologis dan patologis (p = 0,000), di mana pengetahuan yang baik cenderung berasosiasi dengan sikap yang lebih positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik tingkat pengetahuan remaja putri, semakin positif sikap yang terbentuk terhadap keputihan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan edukasi kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah guna membentuk sikap preventif pada remaja putri.
Copyrights © 2025