Fast fashion mengalami transformasi signifikan akibat digitalisasi dan perubahan perilaku konsumen global. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya saing H&M melalui pendekatan SWOT–PEST untuk memahami posisi strategis perusahaan dalam industri yang semakin kompetitif dan terdigitalisasi. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan H&M seperti jangkauan global dan komitmen keberlanjutan, sementara kelemahan meliputi respons produksi yang kurang cepat dibanding pesaing ultra-fast fashion. Dari sisi PEST, faktor teknologi dan sosial menjadi penggerak utama perubahan, terutama pertumbuhan e-commerce dan tuntutan konsumen terhadap transparansi rantai pasok. Hasil studi menunjukkan bahwa integrasi strategi digital, optimasi supply chain, dan penguatan keberlanjutan merupakan peluang utama untuk peningkatan daya saing global. Temuan ini memberikan dasar bagi perusahaan fast fashion dalam merumuskan strategi adaptif di era digital.
Copyrights © 2025