Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena siswa SMA Kartika 1-5 Kota Padang yang kurang memiliki kesadaran dan tanggung jawab diri terhadap tata tertib sekolah. Kondisi tersebut mengarah pada rendahnya kedisiplinan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMA Kartika 1-5 Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen, dengan pendekatan Pre-eksperiment one–group pretest-posttest design. Pengambilan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 12 siswa SMA Kartika 1-5 Kota Padang. Instrument penelitian berupa skala likert kedisiplinan yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan uji t-test (Paired Sampel Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest siswa berada pada kategori sedang, Sedangkan rata-rata skor posttest meningkat pada kategori tinggi, Hasil uji t-test memperoleh nilai t-hitung lebih besar daripada ttabel pada taraf signifikan 0,05 yang terdapat perbedaan antara skor pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMA Kartika 1-5 Kota Padang. Pemberian bantuan oleh konselor sebagai motivator,dan pembimbing membantu siswa menyadari pentingnya nilai kedisiplinan sebagai bagian dari akhlak islami, membangun kesadaran diri melalui diskusi kelompok, serta menanamkan tanggung jawab dan kepatuhan terhadap aturan sekolah yang sejalan dengan ajaran agama.Kata Kunci: Bimbingan Kelompok; Kedisiplinan; Siswa SMA
Copyrights © 2025