Sejarah perkembangan gereja di Indonesia selama ini cenderung menampilkan peran tokoh laki-laki sebagai aktor utama, sehingga kontribusi perempuan sering kali terpinggirkan dan kurang terdokumentasikan secara sistematis. Kondisi ini menimbulkan ketimpangan dalam pemahaman historiografi gereja serta berdampak pada pengakuan peran perempuan dalam kehidupan bergereja masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengungkap kontribusi perempuan dalam pengembangan gereja di Indonesia sebagai subjek historis yang aktif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, dengan menganalisis berbagai sumber tertulis seperti buku sejarah gereja, jurnal ilmiah, dokumen gerejawi, dan kajian teologis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran signifikan dalam pendidikan iman, pelayanan diakonia, pembinaan jemaat, serta kepemimpinan dalam ruang-ruang non-formal gereja. Namun, kontribusi tersebut sering tidak memperoleh pengakuan struktural dan historis akibat pengaruh budaya patriarkal dan penafsiran teologis yang bias gender. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan rekonstruksi sejarah gereja yang inklusif dan kritis agar peran perempuan diakui secara adil, sekaligus mendorong pembaruan paradigma pelayanan dan kepemimpinan gereja di Indonesia.
Copyrights © 2026