Industri Kecil dan Menengah (IKM) meubel di Kabupaten Jepara memiliki peran strategis dalamperekonomian daerah dan nasional. Namun, sebagian besar IKM masih menghadapi kendaladalam pengelolaan biaya produksi, khususnya dalam perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP).Perhitungan HPP yang dilakukan secara manual dan berbasis perkiraan menyebabkanketidaktepatan penentuan harga jual, yang berdampak pada rendahnya daya saing dan profitabilitasusaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan digitalisasi prosespenghitungan HPP pada IKM meubel di Kabupaten Jepara melalui penerapan sistem berbasisdigital. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan mitra, perancangan sistempenghitungan HPP, pelatihan penggunaan aplikasi, serta pendampingan implementasi. Hasilkegiatan menunjukkan bahwa digitalisasi penghitungan HPP mampu meningkatkan akurasipencatatan biaya bahan baku, tenaga kerja, dan biaya overhead, serta membantu pelaku IKMdalam menentukan harga jual yang lebih kompetitif dan berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatanini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi manajemen keuangan dan daya saing IKM meubel diKabupaten Jepara.
Copyrights © 2026