Pengepul merupakan salah satu aktor kunci dalam rantai pasok agribisnis yang berperansebagai penghubung antara petani dan pasar. Pendapatan pengepul sangat dipengaruhi olehkemampuan dalam mengelola usaha tani serta mengakses pasar secara efektif. Penelitian inibertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen usaha tani dan akses pasar terhadappeningkatan pendapatan pengepul pada PT Brutu. Penelitian menggunakan pendekatankualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih secara purposif, meliputi pengepul,petani mitra, dan pihak perusahaan yang terlibat dalam kegiatan pengumpulan dan pemasaranhasil pertanian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dantelaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa manajemen usaha tani yang dijalankan secara sistematis, sepertiperencanaan pengumpulan, pengelolaan mutu pascapanen, pencatatan biaya dan penerimaan,serta pengaturan logistik, berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi operasional danstabilitas pasokan. Selain itu, akses pasar yang luas dan terstruktur memperkuat posisi tawarpengepul dan meningkatkan peluang memperoleh harga jual yang lebih stabil. Penelitian inimenyimpulkan bahwa sinergi antara manajemen usaha tani dan akses pasar merupakan faktorkunci dalam meningkatkan pendapatan pengepul serta mendukung keberlanjutan usahaagribisnis.Kata kunci: manajemen usaha tani, akses pasar, pendapatan pengepul, agribisnis
Copyrights © 2025