Kota Bengkulu kerap mengalami kemacetan, terutama di sekitar Jalan Mayjen Sutoyo depan Sekolah IT Rabbani. Penelitian ini bertujuan menganalisis sensitivitas kinerja jalan akibat aktivitas sekolah. Data diperoleh melalui survei lalu lintas dan dianalisis berdasarkan kondisi eksisting dan dua skenario perubahan jam masuk sekolah. Pada kondisi eksisting, derajat kejenuhan 0,45 (tingkat pelayanan C), kecepatan 50 km/jam, dan waktu tempuh 3,31 menit. Skenario 1 (kelas 4–6 masuk pukul 07.30 WIB) menurunkan derajat kejenuhan menjadi 0,40 (indeks sensitivitas 11%), meningkatkan kecepatan menjadi 52 km/jam (4%), dan menurunkan waktu tempuh menjadi 2,58 menit (22%). Skenario 2 (kelas 1–3 masuk pukul 08.30 WIB) menurunkan derajat kejenuhan menjadi 0,42 (6%), kecepatan naik menjadi 51 km/jam (6%), dan waktu tempuh turun menjadi 3,09 menit (2%). Jalan Mayjen Sutoyo tergolong kurang sensitif terhadap perubahan volume lalu lintas
Copyrights © 2025