Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi diversitas melalui analisis numerik fenetik terhadap kromatogram GC-MS minyak gaharu dari genus Aquilaria. Data kromatogram hasil GC-MS 4 spesies Aquilaria yaitu: A. malaccensis, A. crassna, A. sinensis dan A. subintegra diperoleh dari database online dan ditabulasi dalam tabel n x t. Sebanyak 5 indeks similaritas (Simple Matching Coefficient, Jaccard’s Coefficient, Nei & Li Coefficient, Sorensen’s Coefficient, dan Baroni-Urbani Buser Coefficient) dan 3 algoritma klasterisasi (Nearest Neighbor, UPGMA dan Farthest Neighbor) digunakan dalam analisis klaster. Analisis kofenetik kovarian dilakukan untuk menentukan indeks similaritas dan algoritma optimum berdasarkan nilai r sebagai dasar dalam konstruksi dendrogram. Analisis principal coordinate (PCoA) dilakukan dengan menggunakan algoritma Euclidean dan pendekatan Kaiser’s rule sebagai tambahan analisis yang lebih komprehensif. Sebanyak 68 komponen senyawa berhasil ditabulasi dalam tabel n x t yang dikonversi menjadi angka biner untuk analisis klaster. Hasil analisis kofenetik kovarian menunjukkan nilai r terbesar dan sangat signifikan (α=0,05) dihasilkan dari indeks similaritas simple matching dan algoritma klasterisasi UPGMA sehingga kedua parameter ini digunakan dalam konstruksi dendrogram. Topologi dendrogram menunjukkan similaritas yang rendah antar spesies Aquilaria dengan similaritas tertinggi dimiliki oleh klaster A. subintegra dan A. malaccensis. Grafik 3 dimensi dari PCoA juga menunjukkan hasil releven dengan dendrogram dengan plotting keempat spesies Aquilaria tersebar pada 3 kuadran yang berjauhan sehingga menunjukkan jarak similaritas yang juga berjauhan. Dapat disimpulkan bahwa berdasarkan analisis numerik fenetik, minyak gaharu dari A. crassna, A. malaccensis, A. subintegra dan A. sinensis memiliki karakteristik fitokimia berupa kromatogram GC-MS yang unik dengan diversitas yang tinggi.
Copyrights © 2025