Pertumbuhan jumlah investor pasar modal Indonesia pada era digital mengalami akselerasi signifikan, yang didorong oleh partisipasi aktif kelompok Generasi Z dalam berinvestasi pada instrumen keuangan berbasis syariah. Perubahan preferensi finansial ini tidak hanya dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, tetapi juga oleh peningkatan literasi keuangan syariah serta faktor psikologis dan religius yang membentuk perilaku investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi berinvestasi syariah, persepsi risiko, dan literasi keuangan syariah terhadap keputusan investasi Generasi Z pada instrumen syariah di era digital. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan teknik purposive sampling terhadap responden Generasi Z yang memiliki pengalaman atau ketertarikan berinvestasi melalui platform digital syariah. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM), meliputi pengujian outer model, inner model, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berinvestasi syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi, yang merefleksikan peran orientasi religius dan pertimbangan etis dalam perilaku keuangan Generasi Z. Persepsi risiko juga terbukti berpengaruh signifikan, mengindikasikan bahwa kemampuan dalam menilai potensi kerugian dan stabilitas instrumen syariah merupakan faktor krusial dalam pengambilan keputusan. Selain itu, literasi keuangan syariah berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi, yang menegaskan bahwa pemahaman atas prinsip keuangan syariah, fitur platform, serta akses terhadap informasi digital mampu meningkatkan kepercayaan dan kejelasan dalam proses investasi. Secara simultan, ketiga variabel tersebut signifikan memengaruhi keputusan investasi Generasi Z. Temuan ini dapat menjadi landasan empiris bagi lembaga keuangan syariah, regulator, dan pengembang platform digital dalam merumuskan strategi untuk meningkatkan partisipasi investor muda.
Copyrights © 2025