Pariwisata telah menjadi sektor unggulan dalam pembangunan ekonomi Bali, namun pertumbuhannya yang pesat juga menimbulkan dampak sosial, ekonomi, dan politik yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis keterkaitan antara pariwisata dan politik di Bali, serta menganalisis implikasinya terhadap masyarakat lokal, ketimpangan ekonomi, dan kebijakan publik. Kajian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan menganalisis 15 sumber literatur akademik dan kebijakan pemerintah yang relevan dari delapan tahun terakhir (2017–2025). Hasil studi menunjukkan bahwa pariwisata mendorong terjadinya komodifikasi budaya, pergeseran nilai, ketimpangan distribusi ekonomi, serta ketergantungan struktural terhadap sektor pariwisata. Meskipun berbagai kebijakan baru telah diterapkan, seperti Perda No. 5 Tahun 2020 dan moratorium pembangunan hotel, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa lemahnya pengawasan, resistensi investor, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Studi ini merekomendasikan perlunya pendekatan kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan dalam tata kelola pariwisata Bali ke depan.
Copyrights © 2026