Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) telah menjadi kebutuhan mendasar dalam pengelolaan layanan kesehatan modern. Namun, keberhasilan penerapannya sangat dipengaruhi oleh tingkat penerimaan pengguna. Penerimaan sistem informasi, menurut Technology Acceptance Model (TAM), dipengaruhi oleh persepsi kegunaan (perceived usefulness) dan kemudahan penggunaan (perceived ease of use). Dalam konteks rumah sakit, faktor-faktor kinerja organisasi seperti efisiensi operasional, kualitas layanan, dan kinerja sumber daya manusia juga berperan penting. Kajian literatur ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis hubungan antara kinerja rumah sakit dan penerimaan SIMRS dengan pendekatan TAM. Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar, ScienceDirect, PubMed, dan repositori universitas Indonesia dengan rentang tahun 2018–2025. Sebanyak 246 artikel teridentifikasi, 62 artikel disaring melalui peninjauan judul dan abstrak, dan 18 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja rumah sakit berpengaruh terhadap penerimaan SIMRS baik secara langsung maupun melalui konstruk TAM. Faktor-faktor seperti dukungan manajemen, pelatihan, dan kualitas sistem terbukti memperkuat hubungan tersebut. Kesimpulan dari tinjauan ini menegaskan perlunya penguatan faktor organisasi untuk meningkatkan penerimaan SIMRS dan keberlanjutan kinerja rumah sakit.
Copyrights © 2026