Latar Belakang : Perawatan diri merupakan elemen krusial atau aspek penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan, mencakup aktivitas yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan fisik, emosional, dan psikologis. Namun, beberapa individu mengalami kesulitan dalam merawat diri sendiri dengan baik, yang berdampak negatif pada kesehatan mental mereka. Defisit perawatan diri dapat diartikan sebagai ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas yang diperlukan demi kesehatan dan kesejahteraan (Martínez et al., 2021). Tujuan : Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan personal hygiene pada pasien skizofrenia dengan defisit perawatan diri di sentra phalamartha sukabumi Metode : Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Eksperiment One Grup Pre and Post-Test dengan sampel sebanyak 15 reponden yang di pilih secara random sampling. Instrumen penelitian meliputi Standar Operasional Prosedur (SOP) Pemberian Pendidikan Kebersihan Kesehatan Personal Hygiene, kuesioner Personal Hygiene (adaptasi dari WHOQOL-BREF). Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Non Parametik,Uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil : : Dari hasil uji Non Parametik,Uji Wilcoxon Signed Rank. Didapatkan p-value 0.003 maka p<0.05. Kesimpulan : : H1 ditolak H0 diterima, dengan demikian terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan emberian pendidikan kesehatan kebersihan personal hygiene
Copyrights © 2025