ABSTRAK Kewirausahaan berbasis lingkungan adalah konsep bisnis yang menekankan penggunaan inovasi dan kreativitas untuk mengatasi masalah lingkungan dan keberlanjutan. Pendekatan ini bertujuan tidak hanya bisnis yang menghasilkan keuntungan finansial, tetapi juga berdampak positif pada lingkungan. Peluang bisnis yang berbasis lingkungan diantaranya adalah daur ulang dan pengelolaan limbah. Minyak jelantah merupakan salah satu limbah yang dapat didaur ulang dan dimanfaatkan sebagai bahan baku suatu produk. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kewirausahaan berbasis lingkungan dan memberikan pelatihan tentang pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi sebagai suatu peluang bisnis. Sasaran dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah para pelaku UMKM di Kelurahan Rejosari Semarang Timur. Target yang ingin dicapai adalah masyarakat dapat memahami tentang kewirausahaan berbasis lingkungan, dan dapat menerapkannya sebagai suatu usaha yang menghasilkan keuntungan finansial. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah metode sosialisasi, edukasi dan pelatihan. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang Kewirausahaan barbasis lingkungan, peningkatan semangat berwirausaha berbasis lingkungan, kesadaran terhadap lingkungan yang aman dari pencemaran dan peningkatan kemampuan mengelola limbah minyak jelantah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Kegiatan ini diharapkan bisa membangkitkan ide-ide kreatif bagi para peserta pengabdian untuk berwirausaha berbasis lingkungan. ABSTRACT Environmentally based entrepreneurship is a business concept that emphasizes the use of innovation and creativity to address environmental and sustainability issues. This approach aims not only for businesses to generate financial profits, but also to have a positive impact on the environment. Environmentally based business opportunities include recycling and waste management. Used cooking oil is a type of waste that can be recycled and used as a raw material for a product. The purpose of this community service program is to educate the public about environmentally based entrepreneurship and provide training on utilizing used cooking oil into aromatherapy candles as a business opportunity. The target of this community service program is MSMEs in Rejosari Village, East Semarang. The target to be achieved is for the community to understand environmental-based entrepreneurship and be able to apply it as a business that generates financial profits. The methods of implementing community service program activities are socialization, education, and training. The results of this community service program are increased knowledge and understanding of environmental-based entrepreneurship, increased enthusiasm for environmental-based entrepreneurship, awareness of a safe environment from pollution, and increased ability to manage used cooking oil waste into products with economic value. This activity is expected to generate creative ideas for community service participants to become environmentally based entrepreneurs.
Copyrights © 2026