This Community Service (PkM) program was motivated by the urgent need to address the challenges of managing educational institutions, which are still dominated by manual and semi-digital systems at MI Plus Walisongo Trenggalek, resulting in time inefficiency, difficulty in accessing data, and potential accountability issues. The main objective of this activity is to implement and assist in the management of a website-based Management Information System (MIS) to transform administrative workflows into an integrated, efficient, and data-driven decision-making system. The methods used were the System Development Approach and Participatory Assistance, including stages of partner needs analysis, MIS module design and development (covering master data, academic, attendance, and reporting modules), intensive user training (staff and teachers), and continuous monitoring and evaluation. The results of the Community Service Program show that the website-based SIM has been successfully implemented and is operating well. This achievement is supported by a significant increase in the competence of madrasah human resources, where the level of system mastery after training has had a very positive impact. Managerially, the implementation of the SIM has successfully reduced data processing and recapitulation report generation time, enabling madrasah management to monitor student data in real-time and make faster, more accurate, and data-driven decisions. It is concluded that the effective implementation of website-based SIM management can transform the administration of MI Plus Walisongo into an efficient, structured, and accountable digital system, which ultimately contributes to improving the quality of educational institutions' services. ABSTRAK Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh urgensi untuk mengatasi tantangan pengelolaan administrasi lembaga pendidikan yang masih didominasi oleh sistem manual dan semi-digital di MI Plus Walisongo Trenggalek, yang berdampak pada inefisiensi waktu, kesulitan akses data, dan potensi masalah akuntabilitas. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mengimplementasikan dan mendampingi pengelolaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) berbasis website guna mentransformasi alur kerja administrasi menjadi sistem digital yang terpadu, efisien, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Metode yang digunakan adalah Pendekatan Pengembangan Sistem dan Pendampingan Partisipatif, meliputi tahapan analisis kebutuhan mitra, perancangan dan pengembangan modul SIM (mencakup modul data induk, akademik, kehadiran, dan pelaporan), pelatihan intensif pengguna (staf dan guru), serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Hasil PkM menunjukkan bahwa SIM berbasis website berhasil diimplementasikan dan dioperasikan dengan baik. Capaian ini didukung oleh peningkatan signifikan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) madrasah, di mana tingkat penguasaan sistem pasca-pelatihan sangat berdampak baik. Secara manajerial, implementasi SIM berhasil memangkas waktu pemrosesan data dan pembuatan laporan rekapitulasi, memungkinkan manajemen madrasah untuk memantau data siswa secara real-time dan melakukan pengambilan keputusan yang lebih cepat, akurat, dan didasarkan pada data yang valid. Disimpulkan bahwa implementasi pengelolaan SIM berbasis website secara efektif mampu mentransformasi administrasi MI Plus Walisongo menuju sistem digital yang efisien, terstruktur, dan akuntabel, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan lembaga pendidikan.
Copyrights © 2026