Pembersihan lubang merupakan salah satu aspek krusial dalam operasi pengeboran, khususnya pada formasi shale bertekanan tinggi yang bersifat reaktif serta mudah mengalami pembengkakan akibat interaksi dengan fluida pemboran. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas lumpur berbasis KCl Polymer yang diaplikasikan pada hole berdiameter 12-1/4” dengan kedalaman 3167 ft dan temperatur formasi 165 °F. Fokus penelitian meliputi evaluasi kemampuan lumpur dalam menjaga stabilitas reologi, mengendalikan laju filtrat, serta meningkatkan efektivitas transportasi cutting untuk mencegah permasalahan operasional seperti tight hole, stuck pipe, dan keterlambatan pengeboran. Metodologi penelitian dilakukan melalui pembuatan lumpur KCl Polymer di laboratorium, kemudian diuji menggunakan peralatan standar untuk memperoleh parameter Yield Point (YP), Gel Strength (GS), Low Shear Rate Viscosity (LSRV), serta Cutting Carrying Index (CCI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lumpur KCl Polymer mampu menghasilkan nilai YP dan LSRV yang optimal dalam mendukung mekanisme pengangkutan cutting, menjaga GS pada tingkat memadai untuk mencegah pengendapan padatan saat sirkulasi berhenti, serta memberikan sifat inhibisi KCl yang efektif menekan potensi pembengkakan shale melalui mekanisme pertukaran ion. Secara keseluruhan, penggunaan lumpur KCl Polymer pada hole 12-1/4” terbukti efektif dalam mengatasi permasalahan hole cleaning pada formasi shale bertekanan tinggi, yang ditunjukkan oleh parameter reologi sesuai spesifikasi, densitas lumpur sebesar 13,70 ppg dalam rentang tekanan pori–fraktur, serta nilai CCI sebesar 3,686 yang menandakan kemampuan pengangkutan cutting berada pada kategori sangat baik.
Copyrights © 2025