Pembelajaran matematika di sekolah masih menghadapi tantangan berupa dominasi metode konvensional yang kurang kontekstual, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman dan motivasi belajar siswa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui integrasi etnomatematika dan teknologi pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru matematika MGMP Assalam Surakarta dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran matematika berbasis etnomatematika yang terintegrasi dengan kerangka kerja Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Metode pelaksanaan kegiatan dirancang dalam bentuk pelatihan intensif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan melalui workshop teoretis, lokakarya perancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), serta simulasi pembelajaran. Evaluasi dampak kegiatan dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif sebagai alat ukur efektivitas pelatihan, dengan desain pre-test dan post-test satu kelompok terhadap 24 guru matematika sebagai mitra kegiatan. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman guru mengenai etnomatematika, TPACK, serta kemampuan mengintegrasikan keduanya dalam perencanaan pembelajaran matematika. Selain peningkatan secara kuantitatif, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap motivasi dan kepercayaan diri guru dalam mengembangkan pembelajaran matematika yang lebih kontekstual dan relevan dengan budaya lokal Surakarta. Dengan demikian, pelatihan etnomatematika terintegrasi TPACK terbukti efektif sebagai upaya pemberdayaan guru dan berpotensi menjadi model pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan dalam peningkatan kualitas pembelajaran matematika.
Copyrights © 2025