Cakupan Imunisasi TT yang rendah karena kurangnya pengetahuan berkontribusi pada rendahnya angka cakupan imunisasi TT di kalangan wanita usia subur dan calon pengantin. Pada tahun 2023 jumlah calon pengantin wanita terbanyak terdapat di KUA Kuranji yaitu sebanyak 15.620 dimana cakupan TT1(0%), TT2 (3%), TT3 (1.3%), TT4 (0%), dan TT5 (0%). Jauh dari target yang ditetapkan sebanyak 80%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan pengetahuan calon pengantin sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media leaflet tentang imunisasi tetanus toxoid di KUA Kuranji Kota Padang Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-postest design. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 13 Juni 2025. Teknik pengambilan sampel dengan cara accidental sampling, jumlah sampel sebanyak 20 calon pengantin di KUA Kuranji Kota Padang dengan menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukan nilai rerata pengetahuan sebelum diberikan edukasi menggunakan media leaflet tentang imunisasi tetanus toxoid sebesar 13,60, nilai rerata pengetahuan sesudah 16,20 dan terdapat perbedaan pengetahuan calon pengantin sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media leaflet (p=0,003). Kesimpulan terbukti bahwa terdapat perbedaan pengetahuan calon pengantin sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media leaflet tentang imunisasi tetanus toxoid di KUA Kuranji Kota Padang Tahun 2025. Disarankan bagi KUA dapat menggunakan media leaflet dalam memberikan informasi kepada calon pengantin tentang pentingnya imunisasi tetanus toxoid dalam sesi bimbingan pra-nikah). Penjelasan mencakup manfaat imunisasi tetanus toxoid untuk mencegah tetanus maternal dan neonatal, jadwal imunisasi tetanus toxoid yang direkomendasikan bagi wanita usia subur dan pentingnya perlindungan sejak sebelum kehamilan.Kata Kunci: Edukasi Media Leaflet, Imunisasi Tetanus Toxoid, Calon Pengantin
Copyrights © 2026