Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang baru bagi peningkatan kapasitas komunikasi dan literasi digital di sektor kesehatan masyarakat. Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat desa masih menghadapi tantangan dalam penyebaran informasi yang efektif, terutama akibat keterbatasan kader dalam memanfaatkan media digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mentransformasi kemampuan literasi digital kader Posyandu melalui pelatihan penggunaan ChatGPT sebagai media edukasi kesehatan masyarakat di Desa Jlodro, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dan aplikatif melalui lima tahapan, yaitu analisis situasi mitra, identifikasi masalah, perancangan solusi, pelatihan, serta pendampingan dan evaluasi. Pelatihan diikuti oleh 15 kader Posyandu aktif, dengan kegiatan berupa ceramah, simulasi, dan praktik langsung menggunakan smartphone. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan observasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan digital dan komunikasi kader. Persentase kader yang mampu mengakses dan mengoperasikan ChatGPT meningkat dari 20% menjadi 87%, sementara kemampuan membuat konten edukatif digital naik hingga 80%. Penerapan ChatGPT juga mempercepat proses penyusunan materi edukasi hingga 50%, serta meningkatkan keaktifan kader dalam penyuluhan.Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan ChatGPT efektif sebagai media inovatif dalam peningkatan literasi digital kader Posyandu sekaligus memperkuat peran mereka sebagai agen komunikasi kesehatan masyarakat di era digital.
Copyrights © 2025