Studi ini mengkaji peran shared reality yang terbentuk melalui interaksi di media sosial dan dampaknya terhadap kesehatan mental. Dengan semakin dominannya komunikasi digital, penting untuk memahami apakah efek shared reality yang diciptakan di ruang maya terhadap kesehatan mental sama dengan shared reality yang terbentuk melalui interaksi langsung. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur melalui database Google Scholar. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa shared reality yang terbentuk di media sosial memberikan kontribusi dalam hal dukungan emosional dan hubungan sosial, meskipun intensitas dan kualitas inetraksinya berbeda jika dibandingkan dengan komunikasi tatap muka. Temuan ini menyoroti pentingnya memahami dinamika interaksi digital dan implikasinya terhadap kesehatan mental, serta menciptakan ruang digital yang inklusif dan suportif, di mana individu dapat membangun shared reality yang positif.
Copyrights © 2024