Pendidikan kesehatan masyarakat di perguruan tinggi tidak hanya bertujuan menghasilkan lulusan yang kompeten secara teknis, tetapi juga membentuk kesadaran kemanusiaan dan kepekaan etis sebagai fondasi praktik profesional. Dalam konteks Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), misi ini memiliki landasan ideologis dan teologis yang kuat melalui teologi Al-Ma’un. Artikel konseptual ini bertujuan menganalisis teologi Al-Ma’un sebagai kerangka etik Islam Berkemajuan dan mengkaji implikasinya terhadap pembentukan kesadaran kemanusiaan mahasiswa Kesehatan Masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan analisis tematik-konseptual terhadap literatur pemikiran Muhammadiyah, Islam Berkemajuan, pendidikan Islam, etika kesehatan masyarakat, dan determinan sosial kesehatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa teologi Al-Ma’un menegaskan keterpaduan iman, rasionalitas, dan aksi sosial, sehingga relevan sebagai fondasi etik-humanistik dalam pendidikan kesehatan masyarakat yang berorientasi pada keadilan sosial. Integrasi nilai-nilai Al-Ma’un berimplikasi pada penguatan empati sosial, kesadaran struktural terhadap ketimpangan kesehatan, serta orientasi pelayanan publik mahasiswa. Artikel ini menyimpulkan bahwa teologi Al-Ma’un berfungsi sebagai kerangka konseptual strategis untuk membangun karakter kemanusiaan mahasiswa kesehatan masyarakat di lingkungan PTM, sekaligus menawarkan refleksi kritis atas tantangan implementasinya dalam praktik pendidikan. Keywords: Teologi Al-Ma’un, Islam Berkemajuan, Kesadaran Kemanusiaan, Kesehatan Masyarakat, Pendidikan Nilai
Copyrights © 2025