Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi varietas dan dosis pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium ascalonicum L.) di dataran rendah. Penelitian dilakukan di Desa Paloh Lada, Kabupaten Aceh Utara, menggunakan rancangan acak kelompok dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk kalium (0, 100, dan 150 kg KCl ha⁻¹) dan faktor kedua adalah varietas (Bima Brebes dan Merah Gayo). Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi signifikan antara dosis kalium dan varietas terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan bobot umbi basah per rumpun. Dosis 100 kg KCl ha⁻¹ pada varietas Bima Brebes memberikan hasil tertinggi dengan produksi mencapai 7,30 ton ha⁻¹. Sebaliknya, pemberian kalium berlebih (150 kg ha⁻¹) tidak memberikan tambahan hasil yang berarti dan cenderung menurunkan efisiensi serapan hara. Varietas Bima Brebes menunjukkan adaptasi yang lebih baik terhadap kondisi lingkungan dataran rendah dibandingkan Merah Gayo. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya penyesuaian dosis pupuk kalium secara spesifik varietas dan lokasi untuk mendukung budidaya bawang merah yang efisien dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025